BERPENDIDIKAN DAN BERDAKWAH
Aktivitas dakwah kampus adalah tiang bagi Amal thulabi, puncak aktifitasnya dan medan yang paling banyak hasil dan pengaruhnya bagi masyarakat. Diantara keistimewaannya, Kampus adalah tempat berkumpulnya para pemuda untuk waktu yang cukup lama, kampus adalah lingkungan yang terbuka dan bebas bagi berbagai bentuk pengembangan, mahasiswa memiliki ruang interaksi dan mobilitas yang cukup luas, baik vertical maupun horizontal.
Yang perlu diingat juga bahwa kunci kekuatan kaum mahasiswa atau pemuda adalah ;
1. Idealisme
2. Kecerdasan
3. Sikap kritis dan kepekaan social
4. Keberanian
5. Pengorbanan
Fenomena dakwah kampus di UIN Sunan kalijaga Yogyakarta, mempunyai kultur yang berbeda dengan dakwah kampus lain. Hal ini dikarenakan UIN Sunan Kalijaga adalah kampus Islam, dimana para mahasiswa yang kuliah disini bukanlah orang awam, tapi mayoritas diantara mereka adalah lulusan dari pondok pesantren. Yang notabene sudah mengerti tentang hukum-hukum Islam, sehingga strategi dakwahnya pun harus disesuaikan.
Perencanaan strategi adalah setiap upaya tersetruktur dan efektif untuk mencapai kemempuan dan kerja, yang dapat menggambarkan hakikat sebuah lembaga, apa yang harus dilakukan dan mengapa hal itu harus dilakukan. Perencanaan strategis merupakan tugas kepemimpinan( Qiyadah), karena berkenaan dengan penentuan apa-apa yang penting dan benar, serta mendorong semua elemen untuk mewujudkannya. Sementara manajemen (idaroh ) lebih kepada pelaksanaan segala sesuatu yang dituangkan dalam perencanaan strategis secara benar / tepat.
Langkah-langkah pembangunan dakwah kampus UIN :
a. Pembangunan Internal
Yaitu upaya sistematik dalam membina unsur-unsur kekuatan internal dakwah yang akan menggerakan roda besar dakwah kampus UIN. Pembangunan internal terfokus pada aspek sumber daya manusia.
- Pembinaan Tarbawi
Penyiapan SDM penggerak, dan penyipan SDM pendukung
- Pembinaan Haraki
Pembinaa Amal Jamai, Pemanfaatan Lembaga, Pengelolaan unsure – unsur pendukung yang meliputi : kebijakan, peraturan, dana,sarana, dan opini.
b. Pembangunan eksternal
Yaitu upaya sistematik dalam membina unsur-unsur potensi objek dakwah di lingkungan kampus. Pembangunan eksternal terfokus pada aspek :
- Pemberdayaan sumberdaya dakwah
- Manuver dakwah
- Pengembangan wilayah pengaruh dakwah